Nikmatin Aja Kejebak Macet Pagi-Pagi

Kadang-kadang macetnya Jakarta itu nggak masuk akal, seperti pengalaman saya pagi ini contohnya. Saya menghabiskan waktu 1 jam untuk berangkat ke kantor, padahal sebetulnya jarak dari rumah ke kantor bisa ditempuh paling lama 20 menit kalau macetnya sekedar antrian di lampu merah.

Sebetulnya tadi pagi saya berangkat ke kantor niatnya jalan kaki seperti biasa. Tapi berhubung tiba-tiba hujan dan nggak bawa payung, saya pun memutuskan naik taksi saja. Perkiraan saya sih semacet-macetnya paling cuma terlambat 5-10 menit sampai di kantor. Ternyata perkiraan itu meleset jauh sodara-sodara -__-. Saya sih geleng-geleng kepala aja liat argo taksi yang terus merambat naik, sementara posisi kita nggak maju-maju. Beneran, kalau aja tadi lagi nggak hujan saya pasti memilih turun dan lanjut jalan kaki saja sampai kantor. Bakal lumayan pegel sih, tapi setidaknya nggak stuck di tempat selama itu kan.

Sambil menunggu di tengah kemacetan, saya mengamati sekitar sambil berpikir seharusnya tadi saya sarankan supir taksi memilih rute lain saja. Tapi kebetulan saya melihat fly over di depan juga dipenuhi kendaraan yang berjalan lambat, artinya kalau tadi melewati rute lain pun hasilnya sama saja, mungkin malah lebih lama lagi karena rute alternatifnya melewati daerah yang terkenal macet. Mungkin betul juga omongan supir taksi tadi, “Namanya jam berangkat kantor pasti padat. Ditambah hujan, ya jadi dobel deh.” Entah nyambung atau tidak, iyain aja, nggak perlu dipikirin panjang lebar.

Tapi positifnya, karena puasa jadinya saya nggak cemberut apalagi sampai menggerutu. Biasanya kalau kebetulan terjebak macet separah itu, kemungkinan besar saya akan menggerutu baik dalam hati atau lewat pesan singkat sama pacar. Kali ini puasa sepertinya menyadarkan saya bahwa nggak ada gunanya juga menggerutu panjang lebar dengan muka bertekuk berlipat sampai kusut. Selain ngurangin pahala puasa, toh macetnya juga nggak jadi tiba-tiba lancar dengan saya menggerutu.

208398

Moga-moga besok-besok nggak ngalamin lagi kejebak macet segitu lama. Serius, kejebak macet pagi hari itu bikin mood anjlok loh.

Oh ya mumpung baru hari ketiga bulan Ramadhan, saya mau mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa bagi semua umat muslim yang menjalankannya. Semoga puasa tahun ini berjalan lancar, aman, damai supaya ibadah kita diterima Allah SWT. Amiinn.

Thank you for reading ^.^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s